Berita

Ilustrasi: Petugas Kesehatan Haji di Mekkah/Ist

Politik

Petugas Kesehatan Haji Kini Hanya Satu Orang Per Kloter

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 16:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Liliek Marhaendro Susilo menuturkan tenaga kesehatan yang diberikan pemerintah untuk melayani kesehatan haji pada tahun-tahun sebelumnya, terdiri dari tiga tenaga medis, satu dokter dan dua perawat, namun tahun ini hanya diberikan 1 tenaga medis.

Hal itu disampaikan Liliek setelah mendapatkan surat dari Ditjen PHU terkait dengan pembagian kloter dan tenaga medis yang akan diturunkan mengawal jemaah haji.

“Biasanya diberikan tiga orang, satu dokter dan 2 perawat, kami manfaatkan seperti itu. Tahun ini hanya diberikan satu orang per kloternya. Jadi informasi terakhir yang kami terima tanggal 10 Februari, surat Dirjen PHU tentang jumlah kloter ada 525, jadi nanti 525 orang itu yang akan mengawal,” kata Liliek dalam rapat kerja bersama Panja Komisi VIII DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 24 Februari 2025.


Ia menuturkan tenaga kesehatan jemaah haji ini akan mengawal jemaah haji dari Indonesia hingga tiba di Arab Saudi.

“Tenaga kesehatannya terdiri dari dua yaitu tenaga kesehatan haji di kloter yang mendampingi jamaah haji dari sejak embarkasi sampai nanti pulang ke debarkasi kembali dan ada penyelenggara ibadah haji bidang kesehatan di Arab Saudi atau kita sebut dengan BPIH,” jelasnya.

"Ini juga nanti mereka akan mengelola klinik-klinik yang ada di Mekkah, di Jeddah maupun di bandara,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya