Berita

Wakil Ketua MPR sekaligus politikus Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas ketika menghadiri pelantikan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, dan Wakil Walikota Seluruh Indonesia Masa Jabatan Tahun 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Februari 2025/Ist

Politik

Demokrat Minta Kepala Daerah Perkuat Kolaborasi dengan Pusat

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 20:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Daerah yang baru dilantik harus dapat memperkuat kolaborasi guna membuat kemajuan Indonesia dan mewujudkan kebahagiaan bagi masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas ketika menghadiri pelantikan kepala daerah seluruh Indonesia masa jabatan tahun 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Februari 2025.

“Selamat kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, para gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota, dan wakil walikota yang baru saja dilantik,” kata Ibas.


Politisi Partai Demokrat ini juga berpesan agar kepala daerah yang mendapat amanah dapat bertanggung jawab dan senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat. 

“Saya mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin daerah masing-masing. Semoga dapat mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, serta terus mengutamakan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Untuk itu, Ibas pun kemudian mengajak para Kepala Daerah terus berkolaborasi dan bersinergi secara nyata dalam membangun Indonesia.

“Pertama, mari kita tingkatkan kolaborasi antar lembaga, baik pusat maupun daerah, untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam menjalankan program-program pembangunan yang memberikan dampak nyata dan memberi kebahagiaan bagi masyarakat,” tegas Ibas.

Selanjutnya, agar terhindar dari praktik korupsi, Ibas berharap para pimpinan daerah ini bisa berkomitmen menjaga pemerintahan yang bersih.

"Penting bagi kita semua untuk menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional, agar setiap kebijakan yang diambil dapat menjawab harapan rakyat dan mendorong kemajuan daerah yang lebih baik," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya