Berita

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana/Istimewa

Otomotif

Jadi Menteri Paling Tajir, Koleksi Mobil Menpar Widiyanti Putri Bikin Melongo

RABU, 22 JANUARI 2025 | 14:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di antara 124 pembantu Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih, boleh jadi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, terlihat paling menonjol. Setidaknya kalau dilihat dari sisi kekayaan yang didapatnya sebelum dipercaya menjabat menteri oleh Presiden Prabowo.

Berdasarkan data LHKPN yang dimiliki Komisi Pemberantasan Korupsi, total harta Menpar Widiyanti mencapai Rp5.435.833.014.169 (Rp5,4 triliun).

Nah, khusus aset alat transportasi dan mesin, menjadi yang paling kecil dari total aset yang dimiliki pengusaha ini. Yakni "cuma" Rp19.643.000.000 (Rp19,6 miliar). 


Total ada 7 kendaraan yang dilaporkan Widiyanti dalam LHKPN. Paling murah seharga Rp500 jutaan. Tapi itu satu-satunya kendaraan yang harganya di bawah 2 miliar rupiah. Enam kendaraan lainnya berharga di atas Rp2 miliar!

Berikut 7 mobil Menpar Widiyanti Putri yang dilaporkan dalam LHKPN:

1. Mobil Toyota Vellfire 3.5 AT Tahun 2011, hasil sendiri, Rp506.000.000
2. Mobil Land Rover Range 5.0 Autobiography A/T Tahun 2013, hasil sendiri, Rp2.387.000.000
3. Mobil Lexus LM350H Tahun 2024, hasil sendiri, Rp2.500.000.000
4. Mobil Bentley Continental GT Tahun 2011, hasil sendiri, Rp2.879.000.000.
5. Mercedes-Benz S63 Tahun 2014, hasil sendiri, Rp2.964.000.000
6. Mobil Lexus LS500H Tahun 2024, hasil sendiri, Rp3.650.000.000.
7. Mobil Bentley Flying Spur W12 Tahun 2022, hasil sendiri, Rp4.577.000.000

Adapun aset terbesar Widiyanti berupa surat berharga senilai Rp5.075.638.855.071 (Rp5 triliun). Lalu dan bangunan Rp152.028.275.000 (Rp152 miliar), harta bergerak lainnya Rp43.814.169.039 (Rp43,8 miliar), kas dan setara kas Rp67.168.797.235 (Rp67 miliar), dan harta lainnya Rp77.719.917.824 (Rp77 miliar).

Wajar kalau Widiyanti Putri memiliki harta hingga lebih dari Rp5 triliun. Ia merupakan tokoh di balik kesuksesan PT Teladan Prima Agro Tbk (TPA), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan produksi minyak kelapa sawit mentah (CPO).

TPA merupakan salah satu perusahaan besar yang berperan penting dalam industri kelapa sawit di Indonesia.

Tak hanya itu, melalui anak usahanya, PT Daya Lestari, TPA juga sukses mengolah limbah sawit menjadi energi biomassa yang digunakan sebagai bahan bakar turbin listrik. Listrik yang dihasilkan kemudian dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Menurut catatan resmi perusahaan, Widiyanti mulai menjabat Komisaris PT TPA sejak 2021. Sebelumnya ia sempat menjadi Direktur di perusahaan yang sama dari 2012 hingga 2021.

Widiyanti juga tercatat memegang berbagai posisi strategis di anak perusahaan TPA sejak 2013.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya