Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Diutus Temui Megawati, Muzani Bawa Beberapa Pesan untuk Prabowo

RABU, 15 JANUARI 2025 | 18:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui bahwa dirinya diutus langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto untuk menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

“Ya (diutus Prabowo dan bertemu Megawati), ada pesan-pesan lah begitu,” ungkap Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 15 Januari 2025. 

Dalam pertemuan itu, Muzani menyebut bahwa Megawati juga menitipkan pesan untuk Prabowo. 


“Ibu Megawati menyampaikan beberapa pesan,” tuturnya.

Namun Muzani tak mengungkap keseluruhan pesan dari Presiden ke-5 RI tersebut untuk Presiden Prabowo. 

Dia hanya mau mengungkap salah satu pesan, yakni Megawati berterima kasih kepada Prabowo dan MPR RI yang telah memulihkan nama baik Bung Karno dengan adanya pencabutan TAP MPRS XXXIII/MPRS/1967. 

TAP MPRS Nomor 33 tahun 1967 adalah tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintah Negara dari Presiden Soekarno. TAP MPRS ini menyinggung keterlibatan Soekarno dalam peristiwa G30S/PKI. 

Bagian pertimbangan TAP MPRS itu menyebut Soekarno membuat keputusan yang dinilai menguntungkan gerakan G30S/PKI. Selain itu, Soekarno dituduh melindungi para tokoh PKI.

“Sehingga Bu Mega menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo, dan saya sampaikan itu kepada Bapak Prabowo. Kira-kira itu,” demikian Muzani.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya