Berita

iPhone 16/GSM Arena

Tekno

Penjualan iPhone Anjlok Drastis di Tiongkok, Inovasi Minim Jadi Biang Kerok

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 15:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan iPhone di Tiongkok mengalami penurunan signifikan pada Desember 2024, dengan penurunan sebesar 10-12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Analis teknologi terkemuka, Ming-Chi Kuo, mengidentifikasi kurangnya inovasi sebagai penyebab utama penurunan ini. Seri iPhone 16 tidak diterima dengan baik di Tiongkok karena hanya menawarkan perbaikan minor dibandingkan generasi sebelumnya. 

Menariknya, penurunan penjualan iPhone terjadi di tengah pasar ponsel pintar Tiongkok yang relatif stabil selama Desember 2024, menurut GSM Arena, dikutip Senin 13 Januari 2025.


Kuo memprediksi bahwa Apple akan menghadapi tantangan lebih besar pada paruh pertama tahun 2025. Peluncuran iPhone SE4 diperkirakan tidak akan mampu mengimbangi penurunan penjualan karena dampaknya yang terbatas. 

Selain itu, rumor menyebutkan bahwa seri iPhone 17 akan mengandalkan eSIM tanpa dukungan SIM fisik. Kuo berpendapat bahwa langkah ini mungkin tidak diterima dengan baik di Tiongkok, mengingat tidak semua operator di negara tersebut mendukung eSIM. 

Secara global, Kuo memperkirakan total penjualan iPhone pada tahun 2025 akan mencapai 220–225 juta unit, sedikit meningkat dari 220 juta unit pada tahun 2024, namun masih di bawah ekspektasi pasar yang mencapai 240 juta unit.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya