Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Prabowo Subianto/Ist

Politik

Mesra dengan Jokowi Bikin Mega Malas Bertemu Prabowo

MINGGU, 12 JANUARI 2025 | 08:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, menegaskan hubungannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, tetap harmonis dan tidak ada permusuhan. 

Pernyataan ini disampaikan Megawati dalam pidatonya pada perayaan HUT ke-52 PDI Perjuangan di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Jumat 10 Januari 2025.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno membaca, pernyataan ini sebagai sinyal dari Megawati untuk bisa bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Prabowo. 


"Mega menyiratkan tak ada persoalan apa pun dengan Prabowo. Ingin sekali berjumpa dan berkomunikasi langsung. Tapi rada rumit karena kondisinya tak mendukung," kata Adi kepada RMOL, Minggu 12 Januari 2025.

Adi menyebut beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab, salah satunya adalah hasil Pilpres 2024, di mana PDIP gagal memenangkan kandidatnya. Selain itu, performa PDIP dalam Pilkada juga dinilai tidak sekuat sebelumnya.

"Selain faktor politik, mungkin ada hambatan psikologis terkait kedekatan Jokowi dengan Prabowo yang masih mesra," jelas analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Lewat pernyataannya tersebut, Megawati ingin menggarisbawahi pertemuannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, hanyalah soal waktu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya