Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Emas Dunia Naik Hampir Satu Persen, Perak Turun Tipis

RABU, 01 JANUARI 2025 | 11:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas mencetak kenaikan tahunan lebih dari 26 persen, terbesar sejak 2010. Kenaikan itu didorong permintaan safe-haven dan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,7 persen menjadi 2.624,44 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa 31 Desember 2024 atau Rabu 1 Januari 2025, WIB.

Emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 0,8 persen menjadi 2.638,90 Dolar AS. 


Pembelian bank sentral yang kuat, ketidakpastian geopolitik, dan pelonggaran kebijakan moneter mendorong reli logam kuning yang memecahkan rekor pada 2024, mendorongnya ke level tertinggi sepanjang masa di 2.790,15 Dolar AS pada 31 Oktober.

Analis memperkirakan sejumlah faktor yang mendukung emas batangan pada 2024 akan bertahan hingga tahun ini, meski mereka juga mengutip potensi hambatan dari kebijakan Trump yang dapat memicu inflasi dan memperlambat penurunan suku bunga Federal Reserve.

Perak spot turun 0,4 persen menjadi 28,83 Dolar AS per ons. Paladium naik 1,1 persen menjadi 910,45 Dolar AS.

Sementara, platinum terangkat  0,1 persen menjadi 904,65 Dolar AS.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya