Berita

PN Tanjungkarang/Ist

Hukum

Perkara Narkotika Terbanyak Diadili di PN Tanjungkarang, 6 Terdakwa Divonis Mati

RABU, 01 JANUARI 2025 | 09:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pada 2024, Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Lampung, paling banyak mengadili perkara narkotika dengan jumlah 660 perkara.

Kepala PN Tanjungkarang, Salman Alfarisi mengatakan, dari 660 perkara yang diadili oleh majelis hakim, 6 terdakwa divonis hukuman mati.

"Dari 660 perkara yang diadili, 6 di antaranya divonis hukuman mati. Dan ini ancaman serius dari peredaran narkoba, terutama yang melibatkan jaringan internasional,” kata Salman, Selasa 31 Desember 2024.


Salman menjelaskan, dari 660 perkara, sebanyak 600 perkara narkotika yang telah disidangkan dari 1.236 perkara yang telah masuk dalam persidangan.

"Selain itu ada 210 perkara pencurian, 75 perkara penggelapan, 42 perkara perlindungan anak, 43 perkara penipuan, dan 28 perkara senjata api atau benda tajam," kata Salman dikutip dari RMOLLampung.

Salman menambahkan, dari 1.236 perkara yang telah masuk ke PN Tanjungkarang telah diputuskan sebanyak 1.175 dan hingga, Selasa 31 Desember 2024 masih ada 217 perkara yang belum diputuskan akan disidangkan pada tahun 2025.

"Pada tahun 2024 ini, masih ada 217 perkara dan untuk capaian kinerja pada tahun 2024 ini mencapai 83,01 persen," pungkas Salman.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya