Berita

Aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut pembatalan PPN 12 persen, di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat petang, 27 Desember 2024/RMOL

Politik

4 Hari Jelang Tahun Baru, Mahasiswa Turun Jalan Tuntut Batalkan PPN 12 Persen

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Empat hari jelang tahun baru 2025, kelompok mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan kelompok mahasiswa digelar di Bundaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Desember 2024.

Aksi gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus, nampak menetap di Patung Kuda hingga hari gelap.


Sejak sore, Jalan Medan Merdeka Barat arah ke Istana Kepresidenan Jakarta, ditutup oleh pihak Kepolisian.

Mahasiswa yang berdemonstrasi nampak menyampaikan tuntutannya agar PPN 12 persen batal diterapkan pemerintah di awal tahun 2025.

"Kawan-kawan, penderitaan rakyat sudah terlalu berat. Jadi kita harus bantu perjuangkan," ujar salah seorang orator di atas mobil komando.

Aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dari sekitaran Jakarta itu dibubarkan oleh aparat kepolisian, sekira pukul 20.00 WIB.

Mahasiswa yang berunjuk rasa sempat menolak untuk membubarkan diri. Namun, dengan langkah persuasif, pihak kepolisian berhasil membujuk pendemo untuk membubarkan diri.

PPN direncanakan akan naik menjadi 12 persen pada Januari 2025, dari sebelumnya sebesar 11 persen pada tahun 2024.

Kebijakan itu menjadi polemik, karena dinilai memberatkan masyarakat.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya