Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

UE Sanksi Rusia, Harga Minyak Terbang hingga 2 Persen

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah anjlok selama beberapa hari, harga minyak naik hingga lebih dari 2 persen pada Rabu 10 Desember 2024, tepat setelah Uni Eropa (UE) menyetujui putaran sanksi tambahan yang mengancam aliran minyak Rusia.

Dikutip dari Reuters, Kamis 12 Desember 2024, harga minyak mentah Brent ditutup naik 1,33 Dolar AS atau 1,84 persen, menjadi 73,52 Dolar AS per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 1,70 Dolar AS atau 2,48 persen menjadi 70,29 Dolar AS.

Harga naik setelah para duta besar Uni Eropa menyetujui paket sanksi ke-15 terhadap Rusia atas perangnya melawan Ukraina pada sidang yang berlangsung Rabu.


"Saya menyambut baik penerapan paket sanksi ke-15 kami, yang khususnya menargetkan armada bayangan Rusia," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di X.

"Armada bayangan" yang dimaksud von der Leyen telah membantu Rusia dalam menghindari batasan harga 60 Dolar AS per barel yang diberlakukan oleh G7 pada minyak mentah Rusia yang diangkut melalui laut pada tahun 2022, dan telah membantu menjaga aliran minyak Rusia.

Sementara itu, Kremlin mengatakan bahwa laporan tentang kemungkinan pengetatan sanksi AS terhadap minyak Rusia menunjukkan pemerintahan Presiden AS Joe Biden ingin meninggalkan warisan yang sulit bagi hubungan AS-Rusia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya