Berita

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani/Ist

Nusantara

Zita Anjani Dorong Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penyangga Kehidupan

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 01:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan pentingnya pariwisata berkelanjutan sebagai pilar utama dalam pembangunan nasional. 

Hal ini disampaikan Zita dalam acara Samsara Living Museum bersama mitra United Nations Development Programme (UNDP) di Bali beberapa waktu lalu.

"Pariwisata itu nggak cuma soal jalan-jalan dan menikmati keindahan, tapi juga soal menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya. Filosofi Bali, Tri Hita Karana, benar-benar mengajarkan kita arti harmoni ini," kata Zita dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa malam, 10 Desember 2024.


Ia juga menyoroti pentingnya memahami konsep pariwisata berkelanjutan. 

"Dulu waktu ngomongin go green, banyak yang anggap aneh. Tapi sekarang, kita bisa lihat bersama, kebijakan no plastic berhasil bikin perubahan besar. Nah, konsep sustainable tourism ini sama, mungkin belum banyak yang ngerti, tapi tugas kita adalah bikin semua orang sadar betapa pentingnya ini," jelas dia.

Terkait itu, Zita mengajak semua pihak untuk bergerak bersama demi masa depan yang lebih baik. 

"Yuk, kita jadikan pariwisata regeneratif ini prioritas. Bukan cuma buat hari ini, tapi untuk generasi mendatang. Kita harus pastikan setiap langkah wisatawan nggak cuma nikmatin keindahan, tapi juga bantu jaga lingkungan dan budaya kita," tutup Zita.

Kunjungan ke Bali ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam transformasi pariwisata Indonesia menuju keberlanjutan dan keseimbangan yang lebih baik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya