Berita

Potongan video memperlihatkan sander Israel-AS, Edan Alexander/Net

Dunia

Hamas Rilis Video Permintaan Tolong Sandera Berkebangsaan Israel-AS

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 12:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hamas memperlihatkan sebuah video seorang sandera berkebangsaan Israel-Amerika serikat yang meminta tolong agar segera dibebaskan.

Mengutip Reuters pada Minggu, 1 Desember 2024, sandera tersebut diidentifikasi bernama Edan Alexander, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 20 tahun.

Dalam video berdurasi 3,5 menit tampak Edan duduk di ruangan gelap dekat dinding, memperkenalkan diri, menyapa keluarganya dan memohon kepada presiden terpilih Donald Trump agar mau membantu membebaskannya.


Mengetahui video tersebut, ibu Edan mengaku terguncang dan tidak mampu menahan tangisnya. Ia berdoa agar upaya penyelamatannya segera dilakukan.

"Edan yang terkasih, kami sangat merindukanmu," kata ibu Edan seraya mendesak pemimpin Israel segera mengakhiri perang di Gaza dan membuat kesepakatan dengan Hamas untuk membebaskan para sandera.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyebut video tersebut adalah perang psikologis yang kejam dan ia telah memberi tahu keluarga Edan melalui panggilan telepon bahwa Israel bekerja tanpa lelah untuk membawa pulang para sandera,

Edan yang saat itu adalah seorang tentara, diculik dan dibawa ke Gaza selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Sekitar setengah dari 101 sandera asing dan Israel yang masih ditahan tanpa akses komunikasi di Gaza diyakini masih hidup.

Para pemimpin Hamas diperkirakan akan tiba di Kairo pekan depan untuk melakukan pembicaraan gencatan senjata dengan pejabat Mesir guna menjajaki cara-cara untuk mencapai kesepakatan yang dapat menjamin pembebasan sandera sebagai imbalan bagi tahanan Palestina.

Tawaran baru itu muncul setelah Washington mengatakan minggu ini bahwa mereka menghidupkan kembali upaya-upaya untuk mencapai gencatan senjata.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya