Berita

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Jumat sore, 29 November 2024/RMOL

Politik

Mardani Yakin Pemerintahan Prabowo Tegas Sikapi Kekejian Israel

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 18:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera, menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan Prabowo Subianto tidak akan tinggal diam dalam menyikapi kekejian yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

“Kami optimistis karena Pak Prabowo sudah menunjukkan komitmen yang jelas," kata Mardani yang ikut dalam aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Jumat sore, 29 November 2024.

Ketua DPP PKS itu melanjutkan, dalam pertemuan OKI di Riyadh, pemerintah tegas mendukung program isolasi Israel dari dunia internasional. 


"Eksekutif sudah berani bersikap, mendukung Palestina. Kami di DPR bahkan lebih tegas lagi, mendesak agar Israel ditendang dari PBB karena tidak sesuai dengan piagam PBB itu sendiri,” tegasnya.

Pernyataan ini sejalan dengan sikap Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. 

Langkah konkret yang diambil pemerintah dan DPR diharapkan dapat memperkuat tekanan internasional terhadap Israel.

Pada hari ini, tanggal 29 November diperingati sebagai Hari Solidaritas Internasional Bersama Rakyat Palestina atau International Day of Solidarity with the Palestinian People. Hari solidaritas ini diperingati secara serentak di seluruh dunia sejak tahun 1978 silam.

Ini berdasarkan seruan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperingati resolusi tentang pembagian wilayah Palestina setiap tahun.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya