Berita

Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) kembali melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jumat, 29 November 2024/RMOL

Politik

Massa Aksi Solidaritas Palestina Kecam "Satanyahu"

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) kembali melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta, Jumat sore, 29 November 2024.

Aksi ini sebagai bentuk dukungan di Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina yang jatuh pada 29 November 2024. Hari solidaritas ini diperingati secara serentak di seluruh dunia sejak tahun 1978 silam.

Massa aksi yang didominasi oleh umat Islam ini mengecam Israel yang terus melakukan tindakan kekerasan dan penjajahan kepada bangsa Palestina.


Pantauan Kantor Berita Ekonomi Politik RMOL, peserta aksi membawa berbagai atribut seperti spanduk, poster, dan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan moral. 

Sejumlah peserta aksi juga mengkritik arogansi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Mereka kompak mengejek perdana menteri Israel diplesetkan menjadi Satanyahu. 

"Stop the genocide end the occupation from the river to the sea Palestine Will be free," tulis salah satu poster.

Tanggal 29 November dipilih karena makna dan signifikansinya bagi rakyat Palestina. Ini berdasarkan seruan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperingati resolusi tentang pembagian wilayah Palestina setiap tahun.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya