Berita

Tangkapan layar Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 25 November 2024/RMOL

Politik

Menhan Minta Dukungan DPR Dongkrak Kesejahteraan Prajurit

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 13:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin lapor ke Komisi I DPR tentang upaya pihaknya dalam menyejahterakan prajurit TNI terutama di wilayah perbatasan.

Diungkap Menhan, tugas Kementerian Pertahanan (Kemhan) tidak hanya mengurusi peralatan militer semata namun juga memperkuat para prajurit TNI dengan memberikan perhatian serius dari sisi kesejahteraannya.

"Kita juga harus memelihara dan merawat personel yang ada," kata Menhan Sjafrie ketika rapat kerja bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 25 November 2024.


"Bagaimana asuransi kesehatan, bagaimana perumahan. Dan Saya tahu bahwa bapak-bapak ibu-ibu sangat memperhatikan masalah-masalah yang menyangkut soal kehidupan sosial yang perlu diadakan untuk para prajurit kita," sambungnya.

Kepada Komisi I, Menhan mengatakan banyak satuan di daerah bahkan Jakarta para prajurit TNI tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

"Bapak-bapak boleh masih di Jakarta. Bapak bisa melihat satuan-satuan Kostrad rumahnya masih jauh lebih buruk dari para pedagang asongan. Ini terjadi di Jakarta belum lagi kalau kita melihat di wilayah-wilayah di luar Jawa," bebernya.

Ia meminta agar kesejahteraan prajurit TNI juga menjadi perhatian serius pemerintah serta parlemen. Upaya ini, telah disampaikan Menhan Sjafrie ke Presiden Prabowo Subianto.

"Oleh karena itu Kemenhan sudah melaporkan kepada bapak presiden agar kita selain membina alat utama sistem senjata (alatsista) juga layaknya kita membina prajurit-prajurit kita dan keluarganya, dan ini sudah mendapatkan atensi presiden, tinggal memerlukan dukungan dari bapak-bapak dan ibu-ibu anggota Komisi I DPR," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya