Berita

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat, 15 November 2024/RMOL

Presisi

250 Polantas Bantu Atur Lalin di GBK Saat Indonesia Vs Jepang

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 17:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 250 anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dikerahkan guna mengawal arus lalu lintas di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat, 15 November 2024.

Hal ini dilakukan seiring adanya pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Jepang dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang akan dipadati puluhan ribu penonton.

“Personel Ditlantas sendiri di seputaran GBK ada 250,” ucap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, kepada wartawan, Jumat, 15 November 2024.


Selain mengerahkan ratusan personel, Latif juga memastikan bakal mengantisipasi kepadatan lalu lintas jelang dan setelah laga. Pertandingan sendiri digelar pada pukul 19.00 WIB.

“Tentu akan kami bagi, keluar bisa lewat Pintu 11, 5, 7, 10, dan pintu 8 kami gunakan. Kalau Pintu 8 situasional untuk mengantisipasi penumpukan jika terjadi di (Jalan) Gatot Subroto,” papar Latif.

Latif menambahkan, rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. 

Berdasarkan informasi yang didapat redaksi, tiket laga Indonesia vs Jepang ini sold out alias sudah ludes terjual. Artinya, bakal ada lebih dari 60 ribu orang yang datang pada saat yang bersamaan di area GBK nanti malam.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya