Berita

Mike Waltz/Net

Global

Keras ke Tiongkok, Donald Trump Pilih Mike Waltz sebagai Penasihat Keamanan Nasional

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden terpilih Donald Trump memilih Perwakilan Republik Mike Waltz yang dikenal keras terhadap Tiongkok sebagai penasihat keamanan nasionalnya.

Dikutip dari Reuters, Selasa 12 November 2024, Waltz adalah seorang baret Hijau Angkatan Darat yang bertugas di Garda Nasional sebagai kolonel. Ia merupakan loyalis Trump. Ia telah mengkritik aktivitas China di Asia-Pasifik dan telah menyuarakan perlunya Amerika Serikat bersiap menghadapi potensi konflik di kawasan tersebut.

Penasihat keamanan nasional adalah peran yang kuat, yang tidak memerlukan persetujuan Senat. 


Dalam tugasnya Waltz akan bertanggung jawab untuk memberi pengarahan kepada Trump mengenai isu-isu keamanan nasional utama dan berkoordinasi dengan berbagai lembaga.

Sambil mengecam pemerintahan Biden atas penarikan pasukan yang membawa bencana dari Afghanistan pada tahun 2021, Waltz secara terbuka memuji pandangan kebijakan luar negeri Trump.

Waltz bukan orang baru di dunia politik Washington.

Ia adalah direktur kebijakan pertahanan untuk kementerian pertahanan dan terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2018. 

Pernah juga menjabat ketua subkomite Angkatan Bersenjata DPR yang mengawasi logistik militer dan juga anggota komite khusus intelijen.

Waltz juga berada di Satuan Tugas Tiongkok milik Partai Republik dan berpendapat bahwa militer AS tidak siap sebagaimana mestinya jika terjadi konflik di kawasan Indo-Pasifik.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya