Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarnto/Ist

Politik

Airlangga Optimis Prabowo Bawa Indonesia Dekat Dengan AS dan China

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 19:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, posisi Indonesia adalah negara nonblok dan tidak condong pada satu negara sahabat saja. Hal ini ditegaskan Airlangga usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Beijing, China. 

Airlangga mengatakan, Presiden Prabowo sudah tegas menyampaikan bahwa Republik Indonesia adalah negara yang non-blok atau non-align. Menurutnya, posisi ini membuat Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto bisa dekat dengan negara manapun, termasuk China dan Amerika Serikat (AS) sekaligus.

"Jadi jelas kemarin Bapak Presiden Pak Prabowo juga menyampaikan Indonesia adalah negara yang non-block, non-align, sehingga kita bisa bekerja sama dengan siapa pun," tutur Airlangga di sela mendampingi Presiden Prabowo di Beijing, Sabtu, 10 November 2024.


Menko Perekonomian mengaku tak khawatir dengan pergantian kepemimpinan di AS dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden yang baru. Ia mengatakan, Indonesia dan AS sudah memiliki sejumlah komitmen dan perjanjian.

Kondisi yang sama juga sudah dilakukan antara Indonesia dengan China. Salah satu bentuk ikatan hubungan baik antara Indonesia dengan AS atau Indonesia dengan China yakni Indo-Pacific Economic Framework. Selain itu, Indonesia juga masuk dalam Regional Comprehensive Economic Partnership .

"Kita juga menjadi anggota IPF sehingga Amerika mendukung itu , kita sudah tandatangani empat pilar, jadi sudah ada perjanjian dengan Amerika plus, kita dalam proses OECD dimana itu mendapatkan support dari Amerika," tegas Airlangga.

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, usai kunjungan ke China, Presiden Prabowo akan langsung bertolak ke AS untuk bertemu presiden terpilih Donald Trump.

"Bapak Presiden menyampaikan sesudah pertemuan Beijing, akan segera ke Washington," ujar Airlangga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya