Berita

Raja Faisal M. Sitorus/Net

Politik

Timnas Indonesia Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Penuh Kejutan

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 10:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Naturalisasi pemain keturunan Kevin Diks diharapkan dapat membawa angin segar bagi Tim Nasional Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Anggota Komisi XIII Raja Faisal M. Sitorus, dampak penting naturalisasi pemain dalam memperkuat Timnas Indonesia yang sudah lama dipandang sebelah mata di kancah internasional.

"Timnas Indonesia yang dulu sering dipandang sebelah mata, kini justru menunjukkan kejutan dengan performanya yang semakin solid," ujar Faisal kepada wartawan, Selasa, 5 November 2024.


Faisal juga menegaskan pentingnya proses naturalisasi yang sesuai dengan aturan, baik dari regulasi FIFA maupun peraturan dalam negeri. 

Hal ini, menurut legislator Partai Demokrat itu, penting untuk memastikan bahwa kebijakan naturalisasi tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada dan tetap mendukung prestasi olahraga secara legal dan transparan.

Pada sisi lain, Faisal juga mendorong PSSI untuk terus memprioritaskan talenta-talenta terbaik bangsa Indonesia yang berada di luar negeri, agar dapat bergabung memperkuat Timnas Indonesia. 

"Dengan upaya ini, semoga kita bisa melihat Indonesia berlaga di panggung Piala Dunia 2026," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya