Berita

Acara penyaluran beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir/Ist

Dunia

Alumni Al Azhar (YPKA) Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa RI di Mesir

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 18:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bertepatan dengan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober, Yayasan Pengabdian Khirrij al-Azhar (YPKA) menggelar penyaluran dana beasiswa perdana untuk mahasiswa Indonesia yang sedang mengeyam pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Berdasarkan keterangan yang diterima redaksi pada Selasa, 29 Oktober 2024, kegiatan penyaluran beasiswa dilakukan di Auditorium DAHHA, KMJ Nasr City, Kairo dan diihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo mewakili Duta Besar RI Abdul Muta'ali, Pendiri dan Donatur Yayasan, Presiden DPP-PPMI Mesir, penerima Beasiswa, serta tamu undangan. 

Pendiri sekaligus Donatur tetap Yayasan YPKA Nanang Firdaus Masduki menerangkan, pihaknya berhutang budi kepada Universitas Al-Azhar karena lembaga Al Azhar telah mengajarkan banyak keilmuan. 


Nanang mengenang saat tinggal di asrama Islami Mission  City (Madinat El Buuts Islamiyah) mengeyam asam garam, suka duka belajar di Al Azhar. 

Dia menghimbau agar sesama alumni Mesir memiliki jiwa solidaritas, terpanggil untuk membantu adik adik kelas. Nanang mengharapkan, langkah awal dengan 42 orang penerima beasiswa selama setahun 2024-2025 ini dapat terbantu sehingga dapat menyelesaikan tugas studinya dengan baik tanpa hambatan.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Abdul Muta’ali dalam sambutannya mewakili Duta Besar RI untuk Mesir mengungkap jumlah mahasiswa Indonesia di Universitas al-Azhar Mesir saat ini tercatat 15.000 pelajar. 

KBRI menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendiri dan penyandang dana Yayasan Pengabdian Khirrij al-Azhar (YPKA) ini yang telah memberi beasiswa kepada mahasiswa/i Universitas Al-Azhar, karena telah meringankan hisab dan tanggung jawab kami. 

Abdul Muta’ali juga mengatakan ada perbedaan antara Teori Kaya menurut Kapitalisme dan menurut Islam. Adam Smith seorang pelopor Pemikiran Ekonomi Politik Barat yang terkenal dengan julukan Bapak Kapitalisme menyatakan bahwa menabung pangkal kaya, jika ingin kaya harus menabung, teori yang sebenarnya kapitalis tersebut kemudian dipopulerkan oleh Snouck Hurgronje. 

"Adam Smith telah membalikkan Teori Kaya dalam Islam. Karena Teori Kaya dalam Islam adalah sedekah pangkal kaya, barangsiapa ingin kaya hendaklah banyak bersedekah," paparnya.

Sementara itu, Murtadlo dalam sambutannya mewakili Pansel Beasiswa menyatakan terharu atas gerakan para alumni Al Azhar yang berdedikasi membantu adik-adik di Mesir. Dia meyakini hal ini akan menjadi kontribusi model baru yang akan diikuti oleh para alumni lainnya.

Dijelaskan Murtadlo, pemilihan penerima beasiswa merujuk pada lima kriteria; membutuhkan, memiliki komitmen kuat terhadap sistem/Manhaj al-Azhar, ber-akhlakul karimah, berprestasi dalam keilmuan akademik kampus dan atau non kampus, dan yang kelima memiliki jiwa sosial tinggi. 
 
Peserta penerima beasiswa berasal dari berbagai daerah di tanah air, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Cianjur, Sukabumi, Tegal, Rembang, Tulungagung, Purworejo, Sukoharjo, Gresik, Lumajang, Pamekasan, Praya, Mataram, Muara Enim, Palembang, Musi Banyuasin, Kasikan, Payakumbuh, Padang Panjang, Makassar dan daerah lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya