Berita

Salah satu gerai Starbuck di Bintaro/RMOL

Bisnis

Promosi Gagal, Penjualan Starbuck Tergelincir Tiga Kuartal Berturut-turut

RABU, 23 OKTOBER 2024 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Starbuck melaporkan penurunan penjualan sebanyak 7 persen pada kuartal keempat tahun ini. 

Menurut rilis pendapatan jaringan kopi tersebut yang dikutip dari Bloomberg, Rabu 23 Oktober 2024, disebutkan bahwa Starbuck telah menarik target untuk tahun 2025 setelah penjualan anjlok selama tiga kuartal berturut-turut.

Ini menjadi PR besar bagi kepala eksekutif baru, Brian Niccol.


Kelemahan tersebut terutama terlihat di AS, di mana transaksi turun 10 persen dari tahun sebelumnya, dan di Tiongkok, di mana penjualan yang sebanding turun 14 persen.

Kondisi ini akan memberikan kesempatan bagi Niccol untuk melakukan rencana pemulihan. Sejak mengambil alih jabatan puncak pada 9 September, ia telah mengatur ulang jajaran kepemimpinan dan telah mengungkap garis besar rencana untuk memicu pertumbuhan yang mencakup membuat kafe lebih menarik dan mempercepat layanan pagi.

"Saya pikir pemulihan ini akan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan beberapa investor," kata Brian Yarbrough, seorang analis di Edward Jones. "Akan ada beberapa kuartal yang sangat sulit untuk dilalui."

Penurunan penjualan pada kuartal keempat dua kali lebih tajam dari yang diperkirakan analis dan merupakan penurunan kuartalan terbesar dalam empat tahun. 

Starbucks mengatakan bahwa dorongan untuk meluncurkan lebih banyak produk dan menawarkan banyak promosi gagal mendatangkan lebih banyak pelanggan ke tokonya.

Saham Starbucks turun hingga 9,1 persen dalam perdagangan yang diperpanjang sebelum memangkas penurunannya. Saham tersebut naik kurang dari 1 persen tahun ini, dibandingkan dengan kenaikan 23 persen dalam Indeks S&P 500.

Niccol mengatakan perusahaan perlu mengubah strategi terkini secara mendasar untuk kembali tumbuh. Ia mengatakan jaringan tersebut akan menyederhanakan menu yang "terlalu rumit" dan mempertimbangkan harga. 

Ia juga mengatakan perusahaan akan merombak pemasaran, termasuk dengan menonjolkan produk-produk buatan tangan. Starbucks juga akan menangani masalah kepegawaian di gerainya, katanya.

Pendahulu Niccol di Starbucks, Laxman Narasimhan, harus bersaing dengan tujuan pertumbuhan yang agresif. Target tersebut terbukti terlalu tinggi karena konsumen mulai mengurangi kunjungan ke Starbucks dan perusahaan terjerat dalam boikot, yang berkontribusi pada pemecatan Narasimhan.

Starbucks akan melaporkan hasil kinerja keuangan lengkap pada 30 Oktober mendatang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya