Berita

Korban kecelakaan akibat menabrak ternak yang berkeliaran di Desa Nipah, Aceh Jaya/Ist

Presisi

Ternak Berkeliaran Picu Kecelakaan, Pemda Aceh Diminta Perketat Pengawasan

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kecelakaan yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Lintas Banda Aceh-Meulaboh, tepatnya di Desa Nipah, Kecamatan Sampionet, Aceh Jaya. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh Kombes M Iqbal Alqudusy mengimbau agar Pemerintah Daerah (Pemda) setempat memperketat pengawasan. 

Kepada para geuchik dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk segera memperketat pengawasan serta pelaksanaan qanun terkait hewan ternak yang berkeliaran di jalan umum,” kata Iqbal kepada wartawan, Minggu, 20 Oktober 2024. 


Sebab, Iqbal mengatakan, selama ini hewan ternak seperti sapi dan kerbau yang bebas di jalan raya telah menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. 

Peristiwa seperti ini kata Iqbal bukanlah yang pertama. Sehingga jika tidak segera diatasi, akan berpotensi menimbulkan kecelakaan lain yang lebih fatal di masa mendatang.

Oleh karenanya, Iqbal mengimbau agar adanya sosialisasi dari pemerintah desa tentang bahaya hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya, baik melalui media cetak, elektronik, maupun pertemuan langsung di desa-desa.

Kemudian ada penegakan qanun secara tegas dan konsisten. Pemberian sanksi yang jelas kepada pemilik ternak yang tidak menjaga hewan mereka harus ditegakkan demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Pengawasan dan patroli rutin diharapkan adanya pengawasan dan patroli rutin oleh aparat desa dan satpol PP untuk memastikan tidak ada hewan ternak yang dilepas begitu saja di kawasan jalan raya, terutama di daerah rawan kecelakaan,” kata Iqbal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya