Berita

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI

Sepak Bola

Shin Tae-yong Tak Menduga China Terapkan Taktik Klasik

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 04:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Salah satu penyebab kekalahan Timnas Indonesia dari China pada matchday 4 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia adalah tak berjalannya taktik yang dirancang pelatih Shin Tae-yong. Sebab, China menggunakan taktik yang sama sekali di luar dugaan pelatih asal Korea Selatan itu.

“Karena kami kalah di pertandingan ini, saya tidak mau membuat banyak alasan. Bagaimanapun, saya tidak menduga gaya bermain tim China. Mereka memainkan taktik klasik seperti bola-bola panjang, dengan kick and rush. Itu mungkin merupakan alasan tim kami kalah pada hari ini,” ucap Shin dalam jumpa pers usai laga, seperti dikutip dari rekaman audio yang diterima awak media, Rabu, 16 Oktober 2024.

“Saya sebenarnya mengapresiasi gaya bermain China, kami akan melakukan persiapan yang lebih baik untuk pertandingan berikutnya,” sambungnya.


Di sisi lain, Shin mengaku menyukai gaya permainan menyerang dengan penguasaan bola yang kuat yang ditampilkan tim asuhannya.

“Menurut saya, pada pertandingan hari ini kami memiliki lebih banyak penguasaan bola, mungkin sekira 70-30. Dan khususnya pada babak pertama, menurut saya, kami menguasai 80 persen. Ini situasi yang tidak beruntung, yang membuat kami tidak dapat mencetak gol,” paparnya.

Sementara soal dua gol yang bersarang ke gawang Indonesia, Shin menilai timnya sedikit kurang konsentrasi.

“Sedikit kurang konsentrasi yang menyebabkan kemasukan gol pertama. Kami semestinya dapat lebih berkonsentrasi. Dan untuk gol kedua, terdapat kesalahan. Kami semestinya tidak kehilangan bola akibat tekanan lawan di sana,” jelasnya.

Bertandang ke Qingdao, Selasa, 15 Oktober 2024, Timnas Indonesia dipaksa menelan pil pahit usai kalah 1-2 lewat gol Behram Abduweli pada menit 21 serta Zhang Yuning pada menit 44. Gol Thom Haye pada 4 menit jelang waktu normal berakhir tak mampu menghindarkan Garuda dari kekalahan.

Hasil ini membuat Indonesia gagal naik dari peringkat lima klasemen sementara Grup C dengan 3 poin dari 4 pertandingan. Hanya unggul selisih gol dari China yang berada di posisi buncit.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya