Berita

Aplikasi Master Bagasi/Ist

Bisnis

Aplikasi Aplikasi Master Bagasi Diunduh Puluhan Ribu Kali

Bisa Belanja di 90 Negara
KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 11:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjalani kehidupan di negeri orang menjadi tantangan tersendiri bagi diaspora Indonesia, mulai dari perbedaan budaya, iklim dan cuara, serta kerinduan produk khas Nusantara.

Menyadari kebutuhan tersebut, Master Bagasi menjadi pionir aplikasi crossborder e-commerce dengan menyediakan ribuan produk secara digital Indonesia. Dari luar negeri, diaspora Indonesia dapat berbelanja online dengan mudah berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, fesyen, kosmetik, dan hasil kerajinan tangan.

“Ketika banyak produk impor masuk ke Indonesia, saya berpikir sebaliknya. Kenapa barang-barang asli Indonesia tidak bisa hadir di berbagai negara? Apalagi dengan diaspora Indonesia merupakan potensi pasar tersendiri," kata Founder & CEO Master Bagasi, Amir Hamzah dalam keterangannya, Kamis (3/10).


Hamzah menuturkan, aplikasi Master Bagasi telah menjadi jembatan yang menghubungkan diaspora Indonesia dengan berbagai macam produk asli Indonesia. 

Saat ini, aplikasi Master Bagasi telah diunduh lebih dari 20 ribu kali dan memenuhi kebutuhan belanja diaspora Indonesia di lebih dari 90 negara dunia.

“Jumlah ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Hamzah.

Hamzah mengatakan, Master Bagasi juga telah terpilih sebagai salah satu peserta dalam  NextHub Global Summit 2024 yang digelar di Bali pada akhir September lalu. 

Kegiatan yang mempertemukan lebih dari 120 startup dengan para investor global tersebut diharapkan dapat membuka peluang Master Bagasi untuk semakin berekspansi di pasar global.

“Kami berharap Master Bagasi dapat menjadi wadah UMKM untuk naik kelas dengan masuk dalam mata rantai perdagangan dunia," demikian Hamzah.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya