Berita

Penambangan batu bara PT Arutmin Tambang Asamasam/Ist

Nusantara

Arutmin Kembangkan Peternakan Desa di Sekitar Pertambangan

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Arutmin Tambang Asamasam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui serah terima enam ekor sapi betina kepada Kelompok Tani Mentari Pagi di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Ternak Masyarakat (PEKATAMA) untuk mengembangkan sektor peternakan di wilayah lingkar tambang perusahaan.

"Ini merupakan langkah awal program jangka panjang yang diharapkan dapat mengangkat sektor peternakan di Desa Riam Adungan dan sekitarnya, serta meningkatkan taraf hidup para peternak melalui peningkatan produksi dan produktivitas ternak,” kata Admin and CDEA Superintendent Arutmin, E. Wawan, dalam keterangannya, Selasa (1/10).


Program PEKATAMA sendiri dirancang untuk membangun kemitraan yang kuat antara Arutmin dan masyarakat di wilayah lingkar tambang perusahaan. 

Melalui program ini, selain memberikan hewan ternak,  Arutmin juga memberikan pelatihan dan pendampingan untuk memastikan pengelolaan ternak dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Wawan menekankan, kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat sangat penting dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. 

"Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan peternakan sapi yang lebih besar dan berkontribusi nyata bagi perekonomian lokal,” kata Wawan.

Kelompok Tani Mentari Pagi yang menerima sapi-sapi betina ini akan mengelola ternak sebagai cikal bakal pengembangan peternakan sapi yang lebih besar. 


Komitmen PT Arutmin Indonesia (Arutmin), unit usaha PT Bumi Resources Tbk., penghasil batu bara terbesar di Indonesia, dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) diimplementasikan melalui berbagai program berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di lingkar tambang menjadi lebih baik dan mandiri. 

Program PPM ini memiliki fokus utama pada delapan bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil (pekerjaan), kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, kelembagaan,  dan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya