Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Tak Ikuti Langkah The Fed, Bank Sentral China Pilih Tahan Suku Bunga

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 14:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Sentral China (PBOC) memutuskan menahan suku bunga acuannya pada Jumat (20/9).

Seperti dikutip Bloomberg, PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman utama (LPR) satu tahun di 3,35 persen.

Sementara itu, LPR lima tahun atau acuan untuk kredit jangka panjang ditahan sebesar 3,85 persen.


Menurut para ekonom, PBOC enggan mengikuti langkah The Fed yang memangkas suku bunganya pada pekan ini.

"PBOC tidak ingin memberi kesan bahwa mereka mengikuti jejak The Fed," kata Ekonom Bloomberg Economics, Eric Zhu.

Meski demikian, keputusan ini sesuai dengan yang diprediksikan pada ekonom dalam survei Bloomberg. PBOC sebelumnya telah memangkas suku bunga pada Juli 2023 lalu.

"Mereka mungkin juga ingin melihat terlebih dahulu dampak dari pemangkasan suku bunga pada Juli lalu," kata Zhu.

Namun, PBOC diprediksi akan melonggarkan  kebijakan moneternya pada akhir 2024. Pekan lalu, bank sentral itu mengindikasikan bahwa mereka sedang mempersiapkan kebijakan tambahan untuk menghidupkan kembali perekonomian yang tengah lesu.

Bloomberg Economics memperkirakan PBOC akan memangkas suku bunga kebijakannya setidaknya 10 basis poin pada kuartal IV-204. Hal ini akan memberi bank-bank lebih banyak ruang untuk menurunkan suku bunga pinjaman mereka.

“Kami masih memprediksi pelonggaran kebijakan moneter lanjutan dalam waktu dekat, mengingat penurunan momentum ekonomi yang mengancam pencapaian target pertumbuhan ekonomi lima persen tahun ini,” kata Kepala Strategi Makro Standard Chartered Becky Liu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya