Berita

Rapat Banggar DPR RI bersama pemerintah membahas RUU APBN 2025/RMOL

Politik

Subsidi Energi 2025 Turun jadi Rp203,4 Triliun

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 16:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Panitia kerja Rancangan APBN 2025 tahap I menetapkan nilai subsidi energi tahun 2025 lebih rendah. Namun, penurunan tersebut bukan karena ada pengurangan subsidi.

Dalam rapat kerja bersama Kementerian Keuangan dan Kepala Bappenas disebutkan alokasi subsidi energi pada 2025 sebesar Rp203,4 triliun.

Angka itu turun dari usulan sebelumnya sebesar Rp204,5 triliun.


Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menuturkan, penurunan subsidi ini lebih karena menyesuaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

"Lebih rendah dari usulan APBN 2025, terutama karena penyesuaian asumsi nilai tukar bukan karena subsidi dikurangi. Udah takut, takut saja saya soal subsidi, takut diplintir-plintir," kata Said Abdullah dalam rapat di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (17/9).

Said menyebut pemerintah dan DPR menetapkan subsidi BBM dan tabung gas LPG 3 kg untuk 2025 sebesar Rp113,6 triliun.

"Lebih rendah dari usulan dalam APBN 2025," sambungnya.

Adapun volume gas LPG 3 kg dan BBM yang akan digelontorkan pemerintah sebesar 8,17 juta metrik ton untuk LPG, dan 19,41 juta kilo liter untuk BBM. Untuk subsidi minyak solar ditetapkan Rp1.000.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya