Berita

Renault ZFlexEVan/Arena EV

Otomotif

Renault Siapkan Van Listrik Canggih ZFlexEVan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen kendaraan roda empat Prancis, Renault, baru-baru ini meluncurkan konsep ZFlexEVan, sebuah van listrik berteknologi tinggi yang terinspirasi oleh mobil klasik Estafette buatannya.

Kendaraan futuristik ini, yang akan mulai diproduksi dalam dua tahun ke depan, merupakan hasil nyata pertama dari kemitraan Renault dengan Volvo Trucks di bawah bendera Flexis.

Desain ZFlexEVan mengambil inspirasi dari Estafette klasik dengan lampu depan bundar kembar dan lekukan lembut.


Dimensi unik ZFlexEVan didorong oleh fungsionalitas. Dengan ukuran tinggi 2,59 m dan panjang 4,87 m memungkinkan pengemudi berjalan tegak dari kokpit ke ruang kargo, sehingga memperlancar proses pengiriman dan menghemat waktu yang berharga. 

Menurut kepala Renault Group Luca de Meo, pengurangan waktu pengiriman selama 30 detik saja dapat menghasilkan peningkatan keuntungan sebesar 1 persen bagi operator logistik.

Meskipun Renault belum mengungkapkan spesifikasi sistem penggerak listriknya, perusahaan mengklaim ZFlexEVan akan 30 persen lebih murah untuk dioperasikan daripada van diesel konvensional.

Dikutip dari Arena EV, Selasa (17/9), salah satu fitur ZFlexEVan yang paling inovatif adalah statusnya sebagai kendaraan pertama Renault yang menggunakan perangkat lunak. Ini berarti fungsionalitas van dapat disesuaikan dan ditingkatkan melalui pembaruan perangkat lunak melalui udara, seperti halnya telepon pintar.

Ambisi Renault untuk ZFlexEVan dan usaha Flexis yang lebih luas tidak hanya terbatas pada pembuatan van listrik yang baru. Perusahaan ini bertujuan untuk mendominasi pasar van Eropa dan melihat ZFlexEVan sebagai bagian penting dari strategi ini. 

De Meo bahkan menyamakan proyek tersebut dengan pengaruh Tesla yang mengganggu pasar mobil penumpang, dengan menyebut ZFlexEVan sebagai "Tesla untuk kendaraan komersial dalam beberapa hal." 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya