Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Meta akan Gunakan Postingan Publik untuk Melatih Model AI

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meta Platform akan memanfaatkan konten publik yang dibagikan oleh pengguna dewasa Facebook dan Instagram di Inggris selama beberapa bulan mendatang.

Dalam pernyataannya baru-baru ini, Meta mengatakan pihaknya akan menggunakan postingan publik, membuka tab barutermasuk foto, keterangan dan komentar untuk melatih model kecerdasan buatan generatifnya.

"Konten pelatihan tidak akan mencakup pesan pribadi atau informasi dari akun pengguna di bawah usia 18 tahun," kata Meta, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/9).


Pembaruan ini menyusul keputusan Meta pada pertengahan Juni untuk menghentikan sementara peluncuran model AI-nya di Eropa setelah regulator privasi Irlandia meminta perusahaan tersebut untuk menunda rencananya memanfaatkan data dari unggahan media sosial.

Perusahaan itu kemudian mengatakan penundaan itu juga akan memungkinkannya untuk memenuhi permintaan dari Kantor Komisaris Informasi Inggris (ICO).

"Sejak kami menghentikan pelatihan model AI generatif kami di Inggris untuk menanggapi masukan dari regulator, kami telah terlibat secara positif dengan ICO. Kejelasan dan kepastian ini akan membantu kami menghadirkan AI pada produk Meta di Inggris lebih cepat," kata Meta.

"Pengguna Facebook dan Instagram di Inggris akan mulai menerima pemberitahuan dalam aplikasi mulai minggu depan yang menjelaskan prosedur perusahaan dan bagaimana pengguna dapat menolak data mereka digunakan untuk pelatihan," tambahnya.

Sementara itu ICO mengatakan Meta telah membuat perubahan pada pendekatannya sejak menghentikan rencana tersebut pada bulan Juni.

"Meta telah menyederhanakan cara pengguna dapat menolak pemrosesan data mereka dan telah memperpanjang jendela di mana mereka dapat melakukannya," tambah ICO.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya