Berita

Tangkapan layar Ketua KPU Mochammad Afifuddin bersama Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos, foto bersama usai penandatanganan MoU dengan Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan yang didampingi Sekretaris Jenderal Muhammad Jusrianto/RMOL

Politik

Usai Teken Kerja Sama, KPU Minta PB HMI Tetap Kritik

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesepakatan kerja sama untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 dilakukan KPU dengan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan KPU dengan PB HMI, di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9).

"Ini adalah bagian dari kesepakatan kita untuk melakukan kerja sama. Tentu sebagai KPU kami senang di-support kerja-kerja kita dalam konteks sekarang agenda-agenda Pilkada 2024," ujar Ketua KPU Mochammad Afifuddin saat menyampaikan kata sambutannya.


Sosok yang kerap disapa Afif itu menegaskan, kerja sama yang dilakukan dengan PB HMI tidak menutup ruang kritis kelompok mahasiswa kepada lembaga penyelenggaraan pemilu yang dipimpinnya.

"Jadi meskipun sudah MoU, tapi tolong kami juga diingatkan. Ini juga bagian MoU-nya. Kalau kami ada yang salah tolong diingatkan, kalau ada yang jajaran kami di provinsi, kabupaten/kota terutama karena ini pilkada, tolong diingatkan," ucap Afif.

Oleh karena itu, mantan Anggota Bawaslu itu memastikan KPU tidak anti kritik setelah dibangun kerja sama antarlembaga oleh KPU bersama PB HMI.

"Ini bagian dari kerja sama kita. Karena sejatinya, kerja sama itu tidak hanya isinya puja-puji, tidak hanya isinya kerja sama, tapi sebagiannya juga mengingatkan," tutur Afif.

"Kalau ada kealpaan, kalau ada hal-hal yang kadang sebagai manusia dalam mengelola kebijakan ada kesalahan, diingatkan. Tentu dengan cara yang baik, dengan cara yang bisa kita lakukan, ya audiensi, ngobrol, dan seterusnya," tambahnya. 

Dalam penandatanganan MoU tersebut hadir Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan, didampingi Sekretaris Jenderal Muhammad Jusrianto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya