Berita

Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/RMOL

Politik

Rahayu Saraswati: Rembuk Pemuda Hadirkan Wadah untuk Anak Muda Berdampak

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 17:42 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menekankan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-II di Djakarta Theatre XXI, Minggu (8/9), dengan tema Reposisi Gerakan Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Menurut Rahayu, Rembuk Pemuda muncul dari kegelisahan bersama dengan Aidil Pananrang yang merupakan Founder Rembuk Pemuda. Mereka merasa bahwa banyak gerakan pemuda terpecah karena adanya kepentingan pribadi atau golongan. 


"Kami ingin menghadirkan wadah yang netral, di mana anak muda bisa berembuk tanpa afiliasi politik tertentu," ujarnya. 

Ia menambahkan, banyak anak muda Indonesia yang memiliki ide-ide brilian dan potensi besar untuk berkontribusi pada bangsa. Namun, mereka sering kali kurang mendapatkan ruang dan waktu untuk menyampaikan gagasan. 

"Kami ingin menciptakan ruang musyawarah, yang merupakan budaya bangsa kita. Di sini, pemuda bisa bergandengan tangan, beraksi, dan berdampak nyata,” jelasnya. 

Terkait Indonesia Emas 2045, Rahayu menegaskan bahwa pemuda perlu lebih dari sekadar idealisme dan narasi. 

"Mereka harus memiliki kapabilitas dan jaringan untuk bisa benar-benar berkontribusi. Tidak cukup hanya bersuara, mereka harus bisa bekerja nyata," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya