Berita

Gubernur New York Kathy Hochul

Global

Gubernur New York Disusupi Mata-mata Tiongkok

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 22:46 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Linda Sun didakwa sebagai agen rahasia untuk pemerintah Tiongkok. Dia adalah mantan wakil kepala staf di kantor Gubernur New York Kathy Hochul. Sun dan suaminya, Chris Hu, diduga mempengaruhi kebijakan Gubernur Hochul untuk melayani kepentingan Beijing, sambil mencuci uang jutaan dolar dalam prosesnya.

Sun dan Hu ditangkap agen FBI di rumah mereka senilai 3,5 juta dolar AS di Long Island pada hari Selasa (3/9). Sun didakwa bertindak sebagai agen Tiongkok dan terlibat dalam penipuan visa, penyelundupan manusia, dan konspirasi pencucian uang, menurut Kantor Kejaksaan AS di Brooklyn.

Sun bekerja di pemerintahan Demokrat New York selama 15 tahun, memegang jabatan di pemerintahan mantan Gubernur Andrew Cuomo sebelum menjadi wakil kepala staf Hochul. Selama waktu tersebut, Jaksa Penuntut menduga Sun menggunakan jabatannya untuk menolak akses politisi dari Taiwan ke pemerintahan Hochul, mengubah pesan resmi agar sesuai dengan sikap Partai Komunis Tiongkok (PKT), dan mengirim surat undangan yang tidak sah kepada politisi Tiongkok, yang mengakibatkan mereka memasuki AS secara ilegal.


Sebagai imbalannya, Sun diduga menerima jutaan dolar dari PKT, yang dicuci dan digunakan Hu untuk membeli properti di Hawaii dan New York senilai lebih dari 6 juta dolar AS dan sebuah Ferrari 2024. Keluarga pasangan itu di Tiongkok juga menerima bantuan untuk bisnis mereka, tiket ke acara eksklusif, dan makanan yang disiapkan oleh koki yang dikirim ke rumah mereka, menurut dakwaan tersebut.

Kantor Hochul menyatakan bahwa Sun dipecat setelah gubernur mengetahui dugaan pelanggaran yang dilakukannya.

"Kami memberhentikan pekerjaannya pada Maret 2023 setelah menemukan bukti pelanggaran, segera melaporkan tindakannya kepada penegak hukum dan telah membantu penegak hukum selama proses ini," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan kepada Associated Press.

Pemerintah Tiongkok belum mengomentari tuduhan tersebut. Beijing biasanya membantah tuduhan Barat tentang spionase, dan telah berulang kali menuduh politisi Amerika menggunakan tuduhan tersebut untuk "mencoreng" reputasi Tiongkok.

Hochul bukanlah tokoh Demokrat pertama yang terlibat dalam skema spionase Tiongkok. Mendiang Senator California Dianne Feinstein juga diketahui mempekerjakan seorang mata-mata Tiongkok sebagai sopirnya selama dua dekade. Selama waktu itu ia duduk di Komite Intelijen Senat. 

Sementara agen Tiongkok lain, Christine Fang, dilaporkan tidur dengan dua wali kota Demokrat dan berhasil mendapatkan kepercayaan banyak politisi California antara tahun 2011 dan 2015, termasuk dari  mantan anggota Komite Intelijen DPR, Eric Swalwell, yang menjadi terkenal dengan memperjuangkan teori konspirasi 'Russiagate' terhadap mantan Presiden Donald Trump.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya