Berita

Komisioner KPU Surabaya, Bakron Hadi/RMOLJatim

Politik

Pilkada Surabaya 2024

Perpanjangan Pendaftaran Sepi Peminat, Eri-Armuji Berpeluang Lawan Kotak Kosong

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 03:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski telah diberikan masa perpanjangan pendaftaran calon kepala daerah, belum ada pasangan calon (Paslon) yang datang ke kantor KPU Surabaya untuk mendaftar.

Begitupun dengan parpol belum ada satu pun yang melakukan komunikasi terkait pencalonan. 

Sehingga Eri Cahyadi-Armuji masih jadi satu-satunya pasangan yang terdaftar dalam bursa Pilkada Surabaya 2024.


"Belum ada yang mendaftar lagi," kata Komisioner KPU Surabaya, Bakron Hadi, diwartakan RMOLJatim, Rabu (4/9).

Bakron menjelaskan, jika sampai Rabu 4 September 2024 belum ada yang mendaftar, maka pihaknya memastikan paslon tunggal Eri-Armuji akan melawan kotak kosong.

Dengan demikian, kertas surat suara nantinya hanya ada gambar Eri-Armuji dan kotak kosong.

"Kalau sampai akhir pendaftaran pada Rabu, 4 September 2024, tidak ada lagi yang mencalonkan, maka akan kami tutup pendaftaran calon kepala daerah. Sehingga nantinya calon tunggal berhadapan dengan kotak kosong," jelas Bakron.

Dia menjelaskan, partai politik yang bisa mencalonkan dalam masa perpanjangan ini adalah partai politik yang bukan pengusul.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya