Berita

Pelatihan pengembangan UMKM bagi warga Satui/Istimewa

Bisnis

Kembangkan UMKM Desa, Arutmin Gelar Pelatihan Strategi Branding Produk

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 00:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

PT Arutmin Indonesia Tambang Satui berupaya mendukung perkembangan UMKM khususnya di Kecamatan Satui, Kalimantan Selatan dengan mengadakan pelatihan “Kelas UMKM”. 

Pelatihan yang mengusung tema "Strategi Branding Produk UMKM" ini dihadiri para pelaku pelaku UMKM Kecamatan Satui dan melibatkan narasumber yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang.

“PT Arutmin Indonesia Tambang Satui berupaya membantu pelaku UMKM  melalui pelatihan, dan pengetahuan pembuatan kemasan produk yang lebih menarik serta tempat penjualan yang bisa diakses oleh semua orang, melalui Galeri UMKM Satui,” ucap Mine Manager Satui, Cipto Prayitno, Senin (2/9).


Galeri UMKM Satui ini, lanjut Cipto, menyediakan berbagai produk lokal buatan masyarakat Satui. Misalnya oleh-oleh khas Satui seperti makanan ringan, susu, telur ayam, dan kerajinan Sasirangan.

“Arutmin memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar tambang yang kondusif dan memenuhi standar kualitas hidup,” tambahnya.

Pelatihan pengembangan UMKM bagi warga sekitar tambang ini, tidak hanya membahas cara memasarkan produk. Namun juga soal bagaimana pelaku UMKM ini memiliki identitas melalui produk yang dihasilkan dan mampu menggunakan e-commerce yang membantu memperluas pemasaran. 

Beberapa materi dalam pelatihan meliputi teknik menciptakan identitas brand yang kuat, menciptakan diferensiasi produk, membuat kemasan yang efektif, menjalin hubungan dengan konsumen, menggunakan distribusi yang strategis, melakukan kampanye marketing, serta kemampuan beradaptasi dan berinovasi dengan melibatkan komunitas.

Peningkatan kualitas hidup masyarakat di lingkar tambang, menjadi salah satu komitmen PT Arutmin Indonesia (Arutmin) dalam menjaga keberlanjutan. 

Keberlanjutan dilakukan melalui berbagai Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang memperkuat kerja sama dengan pemerintah, karyawan dan masyarakat lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya