Berita

Calon Gubernur Anwar Hafid/Ist

Politik

Bukan Karena Politik Uang, Anwar Hafid Didukung Karena Rekam Jejak

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 20:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah kontestasi politik yang semakin ketat, masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) tegaskan tidak lagi tertarik pada sogokan alias politik uang.

Tokoh masyarakat Kotaraya I Ketut Abadi mengatakan, dalam menyongsong Pilkada Sulawesi Tengah, masyarakat lebih memilih untuk mendukung calon Gubernur Anwar Hafid karena rekam jejak.

“Masyarakat sudah mulai cerdas dalam memilih, Rakyat lebih melihat Pak Anwar Hafid dari pengalaman dan prestasi,” ujar Ketut Abadi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/8).


Kesadaran politik yang semakin tinggi di kalangan masyarakat, kata Ketut, menunjukkan bahwa mereka kini lebih memperhatikan kualitas kepemimpinan calon, daripada janji-janji manis atau sogokan sesaat.

Dia mengatakan, dukungan pada Anwar Hafid sebagai pemimpin semata karena memiliki pengalaman panjang dalam dunia pemerintahan.

Sebagai mantan Bupati Morowali yang memimpin selama dua periode, Anwar berhasil membawa banyak perubahan positif di wilayah tersebut.

"Prestasi inilah yang membuat masyarakat Sulteng yakin bahwa Anwar Hafid adalah pilihan terbaik untuk memimpin provinsi ini ke depannya," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Anwar juga dikenal sebagai pemimpin yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Anwar yang juga politisi Partai Demokrat, mampu menyatukan kehidupan masyarakat yang lebih humanis dan inklusif.

“Beliau ini orangnya nasionalis, beliau bisa menyatukan seluruh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya