Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/8)/RMOL

Politik

Bahlil Umumkan Pengurus Golkar, Sarmuji Sekjen dan Sari Yuliati Bendum

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 14:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengumumkan struktur pengurus inti Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/8).

"Hari ini saya akan mengumumkan beberapa pengurus terbatas aja dulu, sebagai syarat untuk sementara yang kami harus lakukan dalam rangka memenuhi ketentuan perundang-undangan," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan dia mengumumkan struktur pengurus secara terbatas lantaran untuk memenuhi syarat ketentuan perundang-undangan partai politik.


Adapun nama-nama dewan penasihat, pakar dan etik, belum dapat disampaikan lantaran masih dilakukan pembahasan secara serius di internal beringin.

"Karena itu ijinkan saya untuk mengumumkan ini adalah pengurus yang sangat terbatas dulu, yang lainnya kami akan melengkapi, baik ketua ketua dewan kehormatan, dewan etik dan dewan dewan lainnya itu terakhir, karena ini syarat dari apa yang diperintahkan oleh undang-undang," jelas dia.

Bahlil menunjuk M. Sarmuji sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar, kemudian Sari Yuliati sebagai Bendahara Umum Partai Golkar.

"Ini (Sari) ketua OC kemarin, yang kemarin di sambutan saya ada terselip namanya, saya bilang bahwa ini berarti harus jadi pengurus," kata Bahlil di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/8).

Selanjutnya, Bahlil menunjuk Adies Kadir, Tb Ace Hasan Syadzily, Melkiades Laka Lena, dan Wihaji sebagai Wakil Ketua Umum Adies Partai Golkar.

Kemudian, Puteri Komarudin menjadi Wakil Sekretaris Jenderal dan Dyah Roro Esti sebagai Wakil Bendahara Partai Golkar.

"Jadi itu aja dulu yang perlu saya umumkan selebihnya akan diselesaikan dalam kurun waktu yang sesingkat-singkatnya," tegasnya.

Bahlil mengatakan baru mengumumkan pengurus inti lantaran masih harus memikirkan agenda partai ke depan terutama soal Pilkada.

"Karena ini kita harus menyelesaikan beberapa agenda-agenda organisasi," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya