Berita

Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring/Istimewa

Politik

Konsistensi PKS Jelang Pilkada Dipertanyakan, Tifatul Sembiring: Masih Seperti Dulu

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa sikap dan arah kebijakan mereka tetap konsisten dengan prinsip-prinsip yang dianut partai sejak awal berdiri. 

Hal ini disampaikan Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring, menjawab pertanyaan soal sikap partainya yang dianggap berubah oleh banyak pihak di Pilkada 2024.

"InsyaAllah PKS masih seperti yang dulu, tidak berubah. Azasnya tetap Islam dan cita-citanya tetap terwujudnya Indonesia yang berkeadilan, sejahtera, dan bermartabat," ujar Tifatul lewat akun X resminya, Senin (19/8).


Tifatul menjelaskan bahwa dalam pengambilan keputusan strategis, PKS mengedepankan musyawarah di Majelis Syuro, yang merupakan dewan tertinggi dalam partai. 

"Maaf di PKS, untuk hal-hal strategis tidak ada itu istilah instruksi ketum. Semua dimusyawarahkan," tegas Tifatul.

Sementara terkait pilihan politik dalam Pilkada, PKS menekankan bahwa koalisi yang dibangun bersifat taktis, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan.

Dalam kasus di mana calon yang ada tidak ideal, PKS akan memilih calon yang dianggap paling ringan mudharatnya, dengan pertimbangan bahwa kepemimpinan harus tetap ada dan dipilih.

"Demikianlah usaha maksimum yang dapat kami upayakan. Bagi teman yang punya pendapat dan pilihan lain, silakan," tutur mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini.

Saat ini PKS mengurus lebih dari 400 Pilkada di seluruh Indonesia, dan terus berupaya untuk menjalankan amanah serta harapan umat dengan sebaik-baiknya.

"Semoga mendapat pemimpin daerah yang terbaik dan bahagia dengan pilihannya. Kami mohon maaf, belum bisa memuaskan semua orang," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya