Berita

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi/LKPP

Politik

Tiga Modal Indonesia Bersaing di Pasar Global Versi Kepala LKPP

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada tiga modal penting yang dapat dimanfaatkan Indonesia untuk bersaing di pasar global. Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi mengurai hal tersebut dalam Pameran Internasional Jakarta International Investment, Trade, Tourism and SME Expo (JITEX) 2024 yang digelar di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center, Rabu (7/8).

Hendrar Prihadi, yang akrab disapa Hendi, mengurai bahwa anak muda, wanita, dan warganet merupakan kunci utama dalam meningkatkan daya saing sebuah negara.

Menurutnya, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar terhadap perkembangan pasar global, karena Indonesia memasuki masa bonus demografi yang cukup tinggi pada generasi Z dan Y mendominasi dengan persentase sebesar 52,26 persen.


Peran wanita dalam berbagai sektor, sambungnya, semakin memperkuat sebuah negara. Tercatat, populasi wanita Indonesia terbesar ke-4 di dunia dengan jumlah 141,080,015. Selain itu, masih kata Hendi, Indonesia juga menjadi pengguna internet ke-4 terbesar dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat.

“Namun, bapak dan ibu sekalian, tiga kekuatan itu tidak akan mampu dimaksimalkan tanpa adanya rasa cinta Produk Dalam Negeri (PDN). Cinta, bangga, beli, dan pakai, jadi saya rasa ini menjadi formulasi yang mesti kita sepakati pada hari ini,” tutur Hendi.

Lebih lanjut, Hendi mengajak seluruh stakeholder untuk turut serta melakukan peningkatan kapasitas PDN dan menjawab tantangan terbesar PDN di masyarakat yakni  PDN yang kurang berkualitas, kurang menarik dan inovasi, serta harganya yang terlampau tinggi.

“Ketiga hal “katanya” ini harus kita patahkan lewat berbagai pelatihan, business matching, bahkan event seperti pada pagi ini. Supaya kemudian ada kekuatan yang bisa dilakukan oleh pengusaha lokal atau UMKM untuk mematahkan mitos bahwa PDN dikalahkan produk luar negeri,” tegas Hendi.

Giat yang digelar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUMM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) berlangsung pada 7 hingga 11 Agustus 2024 dengan tujuan meningkatkan minat pembeli lokal dan internasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya