Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Rumah Dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu malam (7/8)/RMOL

Politik

Golkar Bakal Pertimbangkan Bacawagub dari PKS jika Gabung Koalisi di Pilgub Jakarta

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Golongan Karya (Golkar) membuka peluang bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung dalam koalisi pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, termasuk apabila menawarkan nama bakal calon wakil gubernur (bacawagub). 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, sebelum mengikuti rapat di Rumah Dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (7/8). 

"Ya kami membuka diri, kan Golkar sudah mengusung calon gubernurnya, nah kami lebih menyerahkan lah kepada partai-partai politik yang lain," ujar dia. 


Doli menegaskan, saat ini Golkar masih menunggu sikap yang pasti dari beberapa partai di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM), seperti Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

"Golkar sudah mengusung calon gubernurnya. Nah kami lebih menyerahkan lah kepada partai-partai politik yang lain, terutama yang ada di Koalisi Indonesia Maju, Gerindra, Demokrat, PAN, gitu ya," ucapnya. 

"Terus nanti kalau misalnya ada yang bergabung (partai di luar KIM), ya kami menerima saja siapa yang menjadi kesepakatan dari pimpinan partai politik yang nanti mengusung Ridwan Kamil untuk menjadi wakilnya. Kami terbuka siapa saja, dari partai mana saja," demikian Doli menambahkan.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya