Berita

Ilustrasi permukiman kumuh di Jakarta/Ist

Politik

PDIP Soroti Ketimpangan Sosial di Jakarta Makin Tajam

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta mengatasi kesenjangan sosial yang diakibatkan karena ketimpangan pembangunan.

Demikian dikatakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Boyke Hasiholan Simanjuntak saat menyampaikan pandangan atas usulan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024-2044 dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Jakarta tahun 2025-2045. 

“Fraksi PDI Perjuangan menemukan kecenderungan anomali pada kota-kota di Asia Tenggara yang tampak kian modern namun kian memperlebar jurang kesenjangan,” kata Boyke dikutip Rabu (7/8).


Sebab, menurut Boyke, masih banyak ditemukan ketimpangan di Jakarta. Seperti kota beranjak modern, namun di sisi lain perilaku sebagian warga masih tradisional.

Terlihat juga sektor formal berkembang, tetapi sektor informal masih bertahan. Lalu apartemen dan rumah susun berkembang sporadis, tetapi perkampungan, perumahan kumuh, serta perumahan liar masih merebak.

Oleh karena itu, Boyke berharap rencana tata ruang dan rencana pembangunan jangka panjang kota Jakarta harus berjalan beriringan dan merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Sehingga, lanjut Boyke, tak ada lagi kesenjangan sosial dan juga harus berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kita semua harus merangkul dua kubu tersebut, jangan mengutamakan yang satu dan mengabaikan yang lain," demikian Boyke.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya