Berita

Tangkapan layar seorang pria ngamuk mengaku sebagai anggota BIN di Jakarta Selatan/Instagram

Hukum

Viral Pria Ngamuk di Jaksel, BIN: Bukan Anggota Kami

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 13:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan seorang pria yang mengamuk di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan pada Kamis malam (1/8) bukan anggota intelijen.

Hal tersebut ditegaskan Deputi Komunikasi dan Informasi BIN, Prabawa Ajie merespons video viral seorang pria mengamuk di jalanan dan mengaku sebagai anggota BIN dan juga TNI.

Prabawa mengaku pihaknya telah melakukan penelusuran dan investigasi internal terkait peristiwa itu. Hasilnya, pria berkaos hitam sebagaimana terekam dalam video yang beredar di media sosial itu bukan anggota BIN.


“Bukan anggota BIN, tetapi hanya mengaku-ngaku sebagai anggota. Setiap personel selalu mendapat pembinaan rutin dari atasannya agar dapat menghindari hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan mematuhi kode etik intelijen serta sumpah intelijen,” tegas Prabawa dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/8).

Pihaknya pun menyesalkan adanya peristiwa tersebut hingga membawa-bawa nama institusi negara.

“Aksi tersebut sangat disayangkan karena dapat merusak nama institusi BIN yang telah bekerja secara profesional," pungkasnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, terekam seorang pria berdiri di tengah jalan sambil berteriak mengaku sebagai anggota BIN.

"Eh, gue anggota BIN bang, asal lo tahu. Badan Intelijen Negara, bang," tegas pria tersebut.

"Gue TNI, bang. Gue BIN, bang," teriak pria tersebut kepada warga sekitar.

Sementara itu, Polsek Kebayoran Baru membenarkan peristiwa seorang pria mengamuk di tengah jalan pada Kamis dini hari (1/8). Aksi tersebut tepatnya terjadi di Jalan Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pria tersebut diketahui berinisial APM yang cekcok dengan pengendara mobil karena terlibat kecelakaan. Pada video yang beredar, APM adu mulut dengan pengemudi mobil serta warga sekitar.

Namun belakangan, APM diketahui dalam kondisi mabuk. Hal itu diketahui setelah warga setempat menyerahkan APM ke kantor polisi terdekat.

"Pelaku sudah dalam keadaan mabuk bersama pasangannya," kata Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Aritonang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya