Berita

Perumahan Metland Cibitung yang dikembangkan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) di Kabupaten Bekasi/Foto: DokMTLA

Bisnis

MTLA Raup Laba Rp185,19 Miliar di Semester I-2024

SENIN, 29 JULI 2024 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pengembangan perumahan dan komersial, Metropolitan Land alias Metland (MTLA) mencatat laba bersih Rp185,19 miliar sepanjang semester I-2024. 

Angka ini menanjak 37 persen dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp134,88 miliar. 

Dengan begitu, laba per saham dasar melejit menjadi Rp24,19 dari sebelumnya Rp17,62. 


Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (29/7), MTLA membukukan pendapatan sebesar Rp835,46 miliar, naik 36 persen dari edisi sama tahun lalu yang tercatat Rp612,97 miliar.

Beban langsung dan beban pokok pendapatan Rp418,94 miliar, meningkat dari sebelumnya Rp288,91 miliar. 

Untuk laba kotor tercatat Rp416,51 miliar, naik dari posisi sama tahun lalu Rp324,06 miliar. 

Beban keuangan tercatat Rp3,67 miliar, bengkak dari Rp2,08 miliar. Beban pajak final Rp34,36 miliar, naik dari Rp27,08 miliar. 

Laba sebelum pajak Rp220,33 miliar, naik dari Rp173,37 miliar. Beban pajak penghasilan Rp1,3 miliar, turun dari Rp1,47 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp219,02 miliar, naik dari Rp171,89 miliar. 

Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp5,27 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun lalu senilai Rp5,14 triliun. 

Total liabilitas Rp2,05 triliun, susut dari posisi akhir 2023 senilai Rp2,07 triliun. Jumlah aset Rp7,33 triliun, menanjak dari episode akhir tahun lalu Rp7,22 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya