Berita

Pemberian Surat Keputusan (SK) DPP PKS pencalonan bupati dan wakil bupati Kabupaten Fakfak, Papua Barat di kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (23/7)/Ist

Politik

PKS Resmi Pasang Untung Tamsil-Yohana di Pilkada Fakfak 2024

SELASA, 23 JULI 2024 | 18:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah memberikan Surat Keputusan (SK) pencalonan bupati dan wakil bupati Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

SK itu jatuh kepada Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom yang siap tarung Pilkada serentak 2024. 
 
Ketua DPP PKS Muhammad Kasuba menyebut, SK tersebut bukan sekadar kertas, tetapi menandakan bahwa seluruh komponen PKS akan berkonsolidasi maksimal untuk memenangkan pasangan petahana tersebut. 
 

 
"Mulai hari ini seluruh komponen PKS dari pusat sampai provinsi dan kabupaten akan all out bersama calon bupati dan calon wakil bupati untuk memenangkan Pilkada Kabupaten Fakfak untuk periode yang kedua," ujar Kasuba dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (23/7). 
 
Sementara itu, bakal calon bupati Untung Tamsil menyebut bahwa kepercayaan tersebut akan ia jaga dengan baik. Dengan dukungan dari PKS, Bupati Fakfak periode 2021-2024 ini semakin optimis bisa memenangkan kembali Pilkada Fakfak 2024. 
 
"Kami yakin dan percaya dengan dukungan dari kader, simpatisan, dan keluarga besar PKS, tentu juga dengan mengharapkan ridho dari Allah subhanahu wa ta'ala kami optimis bisa kembali memenangkan Bupati dan Wakil Bupati periode kedua," ungkap Untung. 
 
Pasangan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom dengan jargon UTA'YOH jilid 2 ini ingin mewujudkan visi besar Fakfak Bersinar dengan memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya