Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

PKS Serahkan Wacana Kementerian Haji ke Prabowo-Gibran

SENIN, 22 JULI 2024 | 18:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana Kementerian Haji bakal bakal menjadi sepenuhnya pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan Prabowo punya hak prerogatif untuk menyetujui pembentukan Kementerian Haji atau tidak.

"Ya lagi-lagi itu adalah hak prerogatif presiden," kata HNW di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (22/7).


Legislator dari Fraksi PKS ini mengatakan penyelenggara haji dipisah dari kementerian agama (Kemenag) perlu dipertimbangkan lantaran banyaknya tugas di kemenag yang membuat kewalahan dalam mengelola haji.

"Ya harapannya ya dengan itu dipisahkan secara kasat mata kita harus melihat memang persoalan haji itu menyita luar biasa, baik waktu maupun juga personil. Tentu amat sangat banyak terambil. Kalau anggaran itu dua hal yang terpisah ya," ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS ini menambahkan banyak staf dari Kementerian Agama (Kemenag) yang tercerabut fungsinya untuk mengurusi haji.

Oleh sebab itu, wacana pembentukan Kementerian Haji perlu dipertimbangkan.

"Nah, kalau kemudian dia diurusi kementerian sendiri dan Kementerian Agama ngurusi masalah pendidikan atau mengurusi masalah bimbingan kemasyarakatan terkait agama, tentu itu akan menjadi lebih fokus," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya