Berita

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi (Hendi)/Net

Politik

Kepala LKPP Hendar Prihadi Apresiasi Pengelolaan Barang/Jasa Pemkab Demak

JUMAT, 12 JULI 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Progres gemilang pengelolaan pengadaan barang/jasa di Kabupaten Demak mendapat apresiasi dari Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi (Hendi).

Hal ini lantaran Pemkab Demak berhasil merealisasi penggunaan PDN (Produk Dalam Negeri) hingga 95,4 persen, realisasi UMK-K (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebesar 81,1 persen, dan realisasi e-Purchasing sebesar 45,7 persen pada semester I Tahun Anggaran 2024.

Apresiasi disampaikan langsung kepada Bupati Demak Eisti'anah dan Wakil Bupati Demak KH. Ali Makhsun dalam Kegiatan Monitoring Evaluasi Kinerja Pengadaan Barang/Jasa di Pemerintah Kabupaten Demak, Jumat (12/7). Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Inspektorat Kabupaten Demak.


Hendi mengungkapkan rasa hormatnya atas pencapaian Kabupaten Demak dalam mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, memberdayakan usaha mikro dan kecil, dan mengimplementasikan sistem e-Purchasing. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen kuat dan sinergi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Demak.

"Saya harap capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan, Kabupaten Demak dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola pengadaan barang/jasa secara transparan, akuntabel, dan efisien,” ujar Hendi.

Bupati Demak Eisti'anah menyambut baik apresiasi dari LKPP dan menyampaikan terima kasih atas arahan dan bimbingan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pengadaan barang/jasa di Kabupaten Demak.

"Kami akan terus berupaya untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, memberdayakan usaha mikro dan kecil, serta memperluas implementasi sistem e-Purchasing, Kami yakin dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid, kita dapat mewujudkan pengadaan barang/jasa yang transparan, akuntabel, dan efisien, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Demak," tutur Eisti'anah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya