Berita

Fadli Zon dan Jazuli Juwaini (tengah). /Ist

Dunia

Fadli Zon dan Jazuli Juwaini Didaulat Jadi Penasehat Forum Parlemen ASEAN untuk Kemerdekaan Palestina

JUMAT, 12 JULI 2024 | 22:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Parlemen Indonesia dan Malaysia memprakarsai dan menyepakati pembentukan Forum Parlemen Asia Tenggara Untuk Kemerdekaan Palestina di Kantor Parlemen Malaysia Kuala Lumpur pada Jumat (12/7).

Delegasi Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Kaukus Palestina Parlemen Malaysia terdiri dari Ketua BKSAP Fadlin Zon, Wakil Ketua BKSAP Sukamta, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dan Anggota BKSAP Syahrul Aidi Maazat.

Sementara dari Malaysia hadir sejumlah Anggota Parlemen yang dipimpin Ketua Kaukus Parlemen Malaysia untuk Palestina Syed Ibrahim Syed Noh.


Kedua parlemen sepakat pentingnya upaya kolektif dari parlemen kawasan untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan menghentikan penjajahan Isarel atas rakyat Palestina sehingga penting membentuk Forum ini dan mengajak serta seluruh anggota Parlemen Asia Tenggara.

Dalam sesi kesepakatan pembentukan Forum Parlemen Asia Tenggara Untuk Kemerdekaan Palestina ini, Fadli Zon dan Jazuli Juwaini mendapat kepercayaan untuk menjadi Penasehat Forum.

Fadli Zon adalah Ketua BKSAP DPR RI dan Wakil Ketua Liga Parlemen Dunia Untuk AlQuds. Sementara Jazuli Juwaini adalah Ketua Fraksi PKS yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia.

Ketua Forum dijabat oleh Syed Ibrahim Syed Noh dari Malaysia dan Wakil Ketua Sukamta dari Indonesia. Sementara kepengurusan akan diisi oleh Anggota Parlemen dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara..

Ketua BKSAP, Fadli Zon, berharap Forum ini bisa mempercepat upaya dunia untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina. "Mudah-mudahan forum ini bisa menjadi Platform bagi perjuangan kemerdekaan Palestina dari sisi Parlemen khususnya di Asia Tenggara," ungkap Fadli.

Sementara Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap semua Parlemen di kawasan Asia Tenggara akan bergabung dalam forum ini.

"Jika nanti semua anggota parlemen di Asia Tenggara sudah bergabung di forum ini maka perjuangan kemerdekaan Palestina akan semakin kokoh. Palestina Merdeka, penjajahan stop, dan pembangunan setelah Palestina Merdeka harus sudah kita pikirkan dari sekarang," pungkas Jazuli.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya