Berita

Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Nanat Najmul Ma’arif/RMOLJabar

Politik

Ketidakseriusan Pantarlih Bisa Menyebabkan Ketidakadilan pada Pilkada 2024

MINGGU, 07 JULI 2024 | 05:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Demokrat menilai ketidakseriusan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dapat merugikan partai politik (parpol) dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Hal ini bisa memengaruhi akurasi daftar pemilih tetap (DPT) dan menyebabkan ketidakadilan dalam pemilihan.

Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Nanat Najmul Ma’arif menyampaikan, temuan masalah dalam Coklit Data Pemilih, seperti pemilih yang sudah meninggal namun tetap terdaftar, berpotensi merugikan kontestan kalau tidak segera diperbaiki.

“Kondisi tersebut dapat mempengaruhi akurasi DPT dan menyebabkan ketidakadilan dalam pemilihan,” lanjut Nanat, dikutip RMOLJabar, Sabtu (6/7).


Nanat menekankan pentingnya kerja sama antara KPU dan Bawaslu untuk melakukan verifikasi dan validasi ulang data pemilih agar masalah ini dapat diatasi sebelum hari pemungutan suara.

"Oleh karena itu, KPU dan Bawaslu perlu bekerja sama untuk melakukan verifikasi dan validasi ulang data pemilih agar masalah ini dapat diatasi sebelum hari pemungutan suara," ucap Nanat.

Ia juga menegaskan bahwa parpol memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada, termasuk kinerja Pantarlih. Partai-partai dapat mengerahkan saksi di lapangan untuk memantau proses pemutakhiran data pemilih dan melaporkan setiap indikasi kecurangan kepada Bawaslu.

“Selain itu, partai juga dapat mengadakan pelatihan bagi saksi-saksinya untuk memahami prosedur dan aturan yang berlaku, sehingga mereka dapat mengidentifikasi dan melaporkan kecurangan dengan tepat,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman Pemilu sebelumnya, Nanat menyebut beberapa daerah di Jawa Barat yang rawan kecurangan dan menjadi sorotan. Seperti Kota Bandung, Bekasi, dan Garut. Daerah-daerah ini sering kali menjadi fokus perhatian karena tingginya jumlah pemilih dan intensitas persaingan politik.

"Oleh karena itu, KPU dan Bawaslu serta pihak keamanan akan memberikan perhatian khusus dan meningkatkan pengawasan di daerah-daerah tersebut untuk memastikan Pilkada berjalan dengan jujur dan adil," tegasnya.

Nanat juga menjelaskan bahwa parpol memiliki peran dalam memberikan rekomendasi dan saran perbaikan dalam pelaksanaan Coklit kepada KPU. Parpol seringkali memiliki jaringan dan sumber daya yang luas untuk memantau dan mengevaluasi proses pemutakhiran data pemilih.

“Partai-partai dapat menyampaikan temuan dan usulan perbaikan kepada KPU untuk meningkatkan kualitas DPT melalui dialog dan forum-forum diskusi,” jelasnya.

Melihat pengalaman Pemilu sebelumnya, kekhawatiran parpol tentang terjadinya kecurangan selalu ada. Untuk mengatasi hal ini, Nanat menekankan pentingnya pengawasan dan penerapan aturan oleh KPU dan Bawaslu, serta peran penting parpol, masyarakat, dan media dalam melaporkan setiap indikasi kecurangan.

“Edukasi kepada pemilih tentang pentingnya pemilihan yang jujur dan adil harus ditingkatkan, agar mereka dapat turut serta mengawasi proses Pilkada dan menolak segala bentuk kecurangan,” imbuhnya.

Partai Demokrat berharap Pilkada Serentak pada 27 November 2024 dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis.

"Partai-partai juga berharap agar Pilkada ini dapat memperkuat legitimasi pemerintah daerah yang terpilih dan mendorong pembangunan yang lebih baik di Jawa Barat," tandas Nanat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya