Berita

Anies Baswedan dan Sohibul Iman/Net

Politik

Usung Sohibul Iman Cawagub, PKS Rugikan Anies Baswedan

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 09:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Sohibul Iman sebagai bakal cawagub mendampingi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024 dinilai kurang tepat.

Pasalnya, elektabilitas dan popularitas mantan Presiden PKS itu masih sangat rendah.  

"Menempatkan Sohibul Iman itu sebagai cagub dari PKS adalah strategi yang kurang tepat. Nama Sohibul Iman, jelas, kurang 'menjual' di Jakarta," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti kepada redaksi, Jumat (28/6).


Ray menilai, keputusan PKS mengusung Sohibul Iman sebagai bakal cawagub pendamping Anies Baswedan terlalu terburu-buru.

Lebih jauh daripada itu, PKS justru menutup kesempatan nama tokoh lain yang potensial untuk masuk.

Selain itu, Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga menilai ceruk pemilih Anies Baswedan dan Sohibul Iman sama, sehingga tidak ada nilai lebih jika pasangan ini berlayar di Pilkada Jakarta pada November mendatang.

“Saya tidak melihat Anies diuntungkan dengan deklarasi ini. Menduetkan Anies-Iman sama dengan menduetkan dua orang bersaudara," tuturnya.

"Pemilih Anies itu ya PKS. Idola warga PKS itu ya Anies. Jadi, tidak ada nilai tambah bagi pasangan ini. Mereka hanya berkeliling di lingkaran rumah mereka masing-masing," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya