Berita

Raja Malaysia Ibrahim Iskandar/Net

Dunia

Delapan Orang Diduga Pelaku Teror Raja Malaysia

SELASA, 25 JUNI 2024 | 09:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pihak berwenang Malaysia telah menangkap delapan orang tersangka yang diduga terlibat dengan kasus teror yang menimpa Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan Raja Ibrahim Iskandar dari Johor.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail mengungkap tersangka yang terdiri dari enam pria dan dua wanita itu diduga memiliki hubungan dengan jaringan ISIS.

"Mereka ditangkap oleh polisi pada akhir pekan di empat negara bagian berbeda di Malaysia," ungkapnya, seperti dimuat Bloomberg pada Selasa (25/6).


Profesi kedelapan tersangka itu termasuk seorang ibu rumah tangga, seorang pengangguran dan seorang profesional berpendidikan tinggi.

Saifuddin meminta masyarakat untuk tidak khawatir mengenai ketertiban negara, dan mengatakan bahwa polisi melakukan serangkaian antisipasi untuk mencegah teror.

Penangkapan tersebut terjadi sebulan setelah serangan terhadap kantor polisi di negara bagian Johor, Malaysia selatan, menewaskan dua petugas penegak hukum dan melukai seorang lainnya.

Pihak berwenang awalnya mencurigai penyerang tersebut terkait dengan kelompok militan Jemaah Islamiyah yang berbasis di Indonesia. Tetapi kemudian mengatakan bahwa kemungkinan besar penyerang tersebut bertindak sendiri.

Sehari setelah kejadian tersebut, pihak berwenang Malaysia menangkap dua pria yang membawa parang karena mencoba memasuki istana nasional dan bertemu dengan Raja Ibrahim Iskandar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya