Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Dukung Anies, PDIP Ingin Balas Kekalahan Pilpres

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 11:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah PKB mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur Jakarta pada Pilkada 2024 diyakini segera diikuti PDIP.

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, bergabungnya PDIP mendukung Anies didasari keinginan membalas kekalahan pada Pilpres lalu.

"Salah satu caranya, mendukung kandidat yang berpeluang besar mengalahkan kandidat yang didukung istana," kata Andi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/6).


Analis politik Universitas Nasional itu juga mengatakan, jika PDIP dan PKB berkoalisi, maka Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem tidak punya pilihan, selain ikut mendukung Anies.

Setidaknya ada dua faktor yang membuat Parpol masih melirik Anies. Pertama, pertimbangan pragmatis, umumnya partai cenderung mendukung kandidat yang punya elektabilitas tinggi.

Perilaku partai mendukung seorang kandidat juga tak terlepas dari pertimbangan ideologis. Apakah sang kandidat selaras ideologinya dengan yang dianut sebuah partai.

"PKS akan lebih cenderung mendukung Anies, ketimbang kandidat lainnya," tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya